Alhamdullah kemarin bisa tanya langsung kepada Syaikh Shalih As-Suhaimy ba'da dars Shahih Bukhori.
Saya :
Apakah larangan tafdhil (membandingkan mana yang lebih baik) diantara para nabi masuk di dalamnya larangan tafdhil diantara ulama?
Beliau menjawab :
Bahkan kita tidak bisa membandingkan para ulama karena tidak ada ukuran pasti kadar ilmu seseorang, yang penting jika ada ulama kibar yang berpegang dengan sunnah bisa diambil ilmu darinya.
Saya :
Siapa yang berhak diberi gelar ulama kibar? Apa ada batasan tertentu?
Beliau menjawab :
(beliau mikir lama, akhirnya sambil menghela nafas beliau berkata) Siapa saja yang dikenal berpegang dengan sunnah maka dia adalah ulama kibar.
(Febrian Fariyansyah, mahasiswa Univ. Islam Madinah)
https://www.facebook.com/WebDanBlogAhlussunnah?ref=ts&fref=ts

Tidak ada komentar:
Posting Komentar