Pada suatu hari engkau akan melihat isi kaset yang merekam seluruh kehidupanmu, maka usahakanlah untuk tidak membuat sesuatu yang tidak layak untuk ditonton.
Engkaulah penulis bukumu untuk hari kiamat kelak. Maka usahakanlah untuk memilih kata-kata dan kalimat yang indah pada bukumu.
Karena kulit tubuh yang menjadi saksi isi bukumu, daratan bumi yang menjadi penguat rekamanmu, dan catatan malaikat yang membenarkan semuanya, maka tak mungkinlah bagi lisan untuk berkilah dalam keadaan mulut terkunci dan terkunci.
Maka cukuplah kita merenungkan firman Allah subhanahu wa ta'ala:
وَكُلَّ إِنْسَانٍ أَلْزَمْنَاهُ طَائِرَهُ فِي عُنُقِهِ وَنُخْرِجُ لَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ كِتَابًا يَلْقَاهُ مَنْشُورًا (13) اقْرَأْ كِتَابَكَ كَفَى بِنَفْسِكَ الْيَوْمَ عَلَيْكَ حَسِيبًا
“Dan tiap-tiap manusia itu telah Kami tetapkan amal perbuatannya (sebagaimana tetapnya kalung) pada lehernya. Dan Kami keluarkan baginya pada hari Kiamat sebuah buku yang dijumpainya terbuka. “Bacalah bukumu, cukuplah dirimu sendiri pada waktu ini sebagai penghisab terhadapmu” QS Al Isra: 13-14
Sumber: https://www.facebook.com/abu.amiry?fref=ts

Tidak ada komentar:
Posting Komentar