Perkataan Allah 'azza wa jalla,
شَهِدَ اللهُ أَنَّهُ لآَإِلَهَ إِلاَّ هُوَ وَالْمَلاَئِكَةُ وَأُوْلُوا الْعِلْمِ قَآئِمًا بِالْقِسْطِ لآَإِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ {آل عمران : 18}
"Allah bersaksi bahwasanya tiada ilah yang haq melainkan Ia, dan bersaksi pula para Malaikat, dan orang-orang yg memiliki ilmu yaitu dengan persaksian yg tegak dengan adil. Tidak ada sesembahan yang haq melainkan Ia al-'Aziiz al-Hakiim." (QS. Ali 'Imron: 18)
Allah bersaksi dengan seagung-agung kesaksian dan Allah adalah seagungnya yang mempersaksikan. Lalu di'athofkan lah para malaikat dan ahli ilmu dalam persaksian Allah dan Allah sifati persaksian tersebut sebagai persaksian yg qaa-im bil qisth (tegak dg adil).
Persaksikan tentang Allah, pentauhidan kepada-Nya yang mana hal itu seagungnya perkara, yaitu ttg hal terpenting yang menentukan seseorang itu masuk surga ataukah masuk neraka selama-lamanya. Yaitu tentang hakekat peribadahan dan sesembahan yang haq. Apabila seseorang gagal dalam perkara ini maka ia gagal untuk selama-lamanya.
Dan Allah meng-'athofkan para malaikat yang mulia serta ulul ilmi yang mana i'robnya sama, maknanya sama. Maka ini merupakan dalil keutamaan yg agung keutammaan para malaikat di sisi Allah dan kemuliaan orang yg memiliki ilmu.
http://

Tidak ada komentar:
Posting Komentar