Di Antara Keutamaan Ilmu
Berkata Ibnul Qayyim rahimahullahu Ta'ala,
فإن العالِمَ إذا زرع علمه عند غيره ثم مات جرى عليه أجره وبقي له ذكره وهو عمر ثاني وحياة أخرى
(مفتاح دار السعادة ٤٦١/١)
"Sesungguhnya seorang alim apabila dia telah menanamkan ilmunya di sisi selainnya kemudian dia meninggal maka mengalirlah kepadanya ganjarannya dan tersisa baginya penyebutannya dan ini merupakan umur yang kedua dan kehidupan yang lain."
(Miftaah Daarus Sa'aadah: 1/461)
Ust Abul Mundzir, Lc.
WA Ta'zhimus Sunnah Riau

Tidak ada komentar:
Posting Komentar