Jika kita ditanya, "Para sahabat Nabi dulu itu dalam usaha dan perjuangan, mereka lebih bergantung pada sebab yang batin (tidak nampak) ataukah sebab yg zhahir (nampak) ??"
Maka jawabnya ialah lebih pada sebab yang batin. Lihatlah dalam perang badar. Kemenangan mereka itu karena jumlah & persenjataan mereka yg sedikit ataukah karena iman (aqidah yg kuat) lalu Allah turunkan pertolongan berupa 1000 malaikat. Allah berfirman,
إِذْ تَسْتَغِيثُونَ رَبَّكُمْ فَاسْتَجَابَ لَكُمْ أَنِّي مُمِدُّكُم بِأَلْفٍ مِّنَ الْمَلَائِكَةِ مُرْدِفِينَ
"Ketika kalian (para shahabat Nabi) beristighotsah (meminta tolong ketika sempit) kepada Rabb kalian. Maka Allah mengabulkannya (dan berfirman), 'Sesungguhnya Aku telah menambahkan pada kalian dengan 1000 malaikat yang datang berturut-turut." (Surat al-Anfal: 9)
Dalam ayat yang lain,
بَلَىٰ ۚ إِن تَصْبِرُوا وَتَتَّقُوا وَيَأْتُوكُم مِّن فَوْرِهِمْ هَٰذَا يُمْدِدْكُمْ رَبُّكُم بِخَمْسَةِ آلَافٍ مِّنَ الْمَلَائِكَةِ مُسَوِّمِينَ
"Ya (cukup), jika kamu bersabar dan bertaqwa, dan mereka datang menyerang kamu dengan seketika itu juga, niscaya Allah menolong kamu dengan lima ribu Malaikat yang memakai tanda." (Surat Ali Imran 125)Kemudian dalam lanjutan ayat tersebut, Allah menjelaskan,وَمَا جَعَلَهُ اللَّهُ إِلَّا بُشْرَىٰ لَكُمْ وَلِتَطْمَئِنَّ قُلُوبُكُم بِهِ ۗ وَمَا النَّصْرُ إِلَّا مِنْ عِندِ اللَّهِ الْعَزِيزِ الْحَكِيمِ
"Dan Allah tidak menjadikan pemberian bala bantuan itu melainkan sebagai khabar gembira bagi (kemenangan)mu, dan agar tenteram hatimu karenanya. Dan kemenanganmu itu hanyalah dari Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana." (Surat Ali Imran: 126)
Demikian juga dlm perang ahzab ketika kota madinah di kepung, mereka dimenangkan krn parit yg dibuat ataukah lebih karena Allah mengirim angin dan badai yg memporak-porandakan musuh.
Adapun orang jaman sekarang apapun selalu digantungkan pada sebab yg zhahir saja. Sehingga mereka menyandarkan berbagai urusan pd kemampuan mereka sendiri. Seolah-olah mereka itu pemikir solusi problematik umat.
Padahal permasalahan apapun solusinya sederhana yaitu rujuk kpd al-Qur-an Sunnah dan bertaqwa, serta menyeru kpdnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar