Kumpulan Fatwa Syaikh Shalih Fauzan
SEPUTAR ILMU JARH WA TA'DIL
السؤال:
أحسن الله إليكم ، يقول السائل : كثير من الناس اليوم يتكلمون في المشائخ والدعاة والعلماء بحجة الجرح والتعديل فهل للجرح والتعديل شروط ؟
PERTANYAAN:
Semoga Allōh memperbaiki Anda.
Seorang penanya bertanya: Banyak orang pada saat ini yang memperbincangkan para Masyāyikh, para Da'i serta para Ulama, dengan beralasan bahwa hal tersebut adalah (pembahasan; penj.) Jarh wa Ta'dil (mendiskreditkan dan menyanjung seseorang; penj.).
Apakah dalam Jarh wa Ta'dil itu ada persyaratannya?
📋 الجواب:
الجرح والتعديل في علوم الحديث ما هوب بالغيبة والنميمة ، الغيبة والنميمة حرام ولا هي بجرح وتعديل ،
لا يجوز الكلام في الناس ، الكلام في العلماء و طلبة العلم وأهل الخير ، ولو لاحظت عليهم شيء ما يجوز تتكلم بهم في غيبتهم ، حرام هذه غيبة ونميمة ، إذا لاحظت عليهم شيء تبلغهم هذا الشيء ، كل كف لسانه واسكت، الحمد لله.
ما هذا الجره والتعديل
هذا من الغيبة.
نعم.
📑JAWABAN:
Jarh wa Ta'dil itu adalah ilmu pembahasan dalam ilmu-ilmu Hadits dan ia bukanlah ghibah dan namimah (adu-domba; penj.).
Adapun ghibah dan namimah itu adalah haram dan bukanlah jarh wa ta'dil, tidak dibolehkan memperbicangkan manusia, memperbincangkan para Ulama, para penuntut ilmu dan orang-orang yang baik.
Jika kamu mendapatkan adanya sesuatu (kesalahan; pent.) pada diri mereka, tidaklah boleh diperbincangkan hal itu dihadapan orang lain, ini haram, ini adalah ghibah dan namimah. Jika kamu mendapatkan adanya sesuatu (kesalahan; penj.) pada mereka, maka sampaikan kepada mereka hal tersebut.
Hendaknya semua menahan lisannya dan diam. -Segala puji bagi Allōh-.
Dan, ini bukanlah jarh wa ta'dil, namun ini merupakan ghibah.
Bersama :
Al'Allamah Asy syaikh shalih fauzan
~hafidzahullah~
📚Sumber:
alfawzan.af.org.sa/node/9820
📥Download Audio:
https://www.dropbox.com/s/icj2tnv7fjna5h8/2858_0-1.mp3?dl=0
Diterjemahkan oleh :
Al Ustadz Hudzaifah Abu Khodijah
via FB Fanspage al-Fatawa al-Fauzaniyah

Tidak ada komentar:
Posting Komentar