Jalan menuju Allah itu panjang, amalan-amalan kita sangat sedikit dibandingkan para pendahulu kita yang sudah jauh berada di depan.
Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani rahimahullah berkata,
طريق الله طويل ، ونحن نمضى فيه كالسلحفاة ، و ليس الغاية أن نصل لنهاية الطريق ، و لكن الغاية أن نموت على الطريق
"Jalan menuju Allah itu panjang. Sedangkan kami melaluinya bagaikan kura-kura. Bukanlah tujuan kami agar sampai di ujung jalan. Tetapi tujuan sebenarnya supaya kami diwafatkan di atas jalan tersebut."
تَبَارَكَ الَّذِي بِيَدِهِ الْمُلْكُ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا
"Maha Suci Allah Yang di tangan-Nya-lah segala kerajaan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu, Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya." (QS. Al-Mulk: 1-2)
Allah tidak menilai banyaknya amalan kita, tapi Allah menilai baiknya amalan kita. Maka tetaplah berjalan di atas jalan al-haq hingga datang keputusan Allah. Semoga Allah wafatkan kita dalam keadaan menghadapNya dengan membawa sebaik-baik amalan.
Kajian Salafi Sekitar UNS | www.Kajian-UNS.Com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar