Seorang tabi'in, Muhammad bin Sirin rahimahullah pernah berkata,
ما حسدت أحدا على شيء من أمر الدنيا لأنه إن كان من أهل الجنة فكيف أحسده على الدنيا وهي حفيرة في الجنة؟ وإن كان من أهل النار فكيف أحسده على أمر الدنيا وهو يصير إلى النار؟
"Aku tak pernah hasad kepada seorang pun dalam masalah dunia. Bila ia termasuk ahli surga, bagaimana bisa aku hasad kepadanya dalam perkara dunia, padahal ia akan masuk surga? Bila ia termasuk ahli neraka, bagaimana bisa aku hasad kepadanya dalam urusan dunia, padahal ia akan masuk neraka?"
(Raudhatul 'Uqala wa Nuzhatul Fudhala hal. 119 karya Ibnu Hibban)
Dalam riwayat yang lain, beliau berkata,
ما حسدت أحدا قط على شيء؛ إن كان من أهل النار فكيف أحسده على شيْء من الدنيا ومصيره إلى النار؟ وإن كان من أهل الجنة؛ فكيف أحسد رجلا من أهلها أوجب الله تبارك وتعالى له رضوانه؟
"Aku tak pernah hasad kepada seorang pun dalam masalah apa pun. Bila ia termasuk ahli neraka, bagaimana bisa aku hasad kepadanya dalam perkara dunia padahal ia akan masuk neraka? Bila ia termasuk ahli surga, bagaimana bisa aku hasad terhadap seseorang yang masuk surga yang Allah Tabaraka wa Ta'ala berikan ridha kepadanya?"
Al-Imam Muslim berkata,
ما سمعنا شيئا أحسن من هذا في كلام ابن سيرين
"Kami belum pernah mendengar sesuatu yang lebih indah dari ini dari perkataannya Ibnu Sirin."
(Al-Mujalasah wa Jawahir Al-‘Ilm 7/67 no. 2931 karya Abu Bakr Ad-Dainuri)
Kajian Salafi Sekitar UNS | www.Kajian-UNS.Com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar