Bila Allah Menghendaki Kebaikan

. . Tidak ada komentar:

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

من يرد الله به خيراً يفقهه في الدين

"Barangsiapa dikehendaki kebaikan oleh Allah, maka Allah akan menjadikan dia paham terhadap agama." (HR. Al-Bukhari)

Al-Imam Al-Ajurri berkata,

فلما أراد الله تعالى بهم خيراً فققهم في الدين، وعلمهم الكتاب والحكمة، وصاروا سراجاً للعباد ومناراً للعباد

"Ketika Allah Ta'ala menghendaki kebaikan kepada mereka, maka Allah menjadikan mereka paham terhadap agama, mengajarkan kitab dan hikmah kepada mereka. Mereka pun menjadi lentera dan mercusuar bagi para hamba." (Akhlaq Al-'Ulama hal. 94)

Rasulullah menjelaskan keutamaan orang alim di atas ahli ibadah,

فضل العالم على العابد كفضلي على أدنى رجل من أصحابي

"Keutamaan seorang alim di atas seorang ahli ibadah adalah seperti keutamaanku di atas orang yang paling rendah dari para sahabatku." (HR. At-Tirmidzi)

Al-Imam Al-Ghazali menerangkan,

فانظر كيف جعل العلم مقارناً لدرجة النبوة، وكيف حط رتبة العمل المجرد عن العلم، وإن كان العابد لا يخلو من علم بالعبادة التي يواظب عليها، ولولاه لم تكن عبادة

"Maka lihatlah bagaimana Rasulullah menjadikan ilmu sama dengan derajat kenabian dan bagaimana beliau menganggap rendah tingkatan amalan yang kosong dari ilmu, meskipun seorang ahli ibadah tidak kosong dari ilmu tentang ibadah yang biasa dia lakukan. Sebab kalau tanpa ilmu, tidaklah dinamakan ibadah." (Ihya 'Ulumuddin 1/17)

Islam adalah agama yang menolak kebodohan, menganjurkan untuk mencari ilmu, dan memberikan ganjaran dan pahala atasnya. Di dalam hadits dari Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu,

طلب العلم فريضة

"Mencari ilmu adalah fardhu." (HR. Ibnu Majah)

Al-Imam Ahmad bin Hanbal berkata,

يجب أن يطلب من العلم ما يقوم به دينه، قيل له: مثل أي شيء؟ قال: الذي لا يسعه جهله، صلاته وصيامه، ونحو ذلك

"(Setiap orang) wajib untuk menuntut ilmu yang menjadikan agama tegak dengannya." Ditanyakan kepada beliau, "Seperti apa halnya?" Beliau menjawab, "Yang dia tidak boleh bodoh tentang shalat, puasa dan lainnya."

Asy-Syaikh Muhammad bin Abdil Wahhab berkata,

اعلم أن طلب العلم فريضة، وأنه شفاء للقلوب المريضة، وأن أهم ما على العبد معرفة دينه، الذي معرفته والعمل به سبب لدخول الجنة، والجهل به وإضاعته سبب لدخول النار، أعاذنا الله منها

"Ketahuilah bahwa mencari ilmu adalah wajib. Ilmu adalah obat bagi hati-hati yang sakit. Perkara yang paling penting bagi seorang hamba adalah mengenal agamanya yang jika dia mengenal dan beramal dengannya merupakan sebab untuk masuk ke dalam surga. Namun jika dia bodoh tentangnya serta menyia-nyiakann
ya merupakan sebab untuk masuk ke dalam neraka. Semoga Allah melindungi kita dari neraka." (Hasyiyah Tsalatsatil Ushul hal. 10)

Cukuplah hal ini sebagai pendorong untuk menuntut ilmu, karena dia merupakan jalan menuju surga dan menghantarkan kepada pintu-pintunya.

(Waratsatul Anbiya hal. 9-10 karya Syaikh Abdul Malik Al-Qoshim)

Kajian Salafi Sekitar UNS | www.Kajian-UNS.Com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

# JADWAL KAJIAN RUTIN

# SELASA
Aqidah
Ust Dr. Sofyan Baswedan, MA
Kitab Tsalatsatul Ushul
Masjid At Tin, Depan UNS

Aqidah
Ust AbdulFattah
Kitab Ushulul Iman
Masjid Sabilillah Selatan UNS

# KAMIS
Tahsin Al Qur-an
Ust Abdullah (PP Bukhori)
Masjid al Furqon Timur UNS

# JUM'AT
Fiqh Ibadah
Ust Lilik
Kitab Mulakhosh Fiqhiy
Masjid at Tin, Depan UNS

# AHAD ke-4
Ust Abu 'Izzi
Kitab Ishlahul Qulub
Masjid al-Furqon, Timur UNS

Info Kajian Solo

Download Kajian – KajianSolo.Com

Entri yang Diunggulkan

MP3 Rekaman - Kajian Ust Abu Izzi - Memperbaiki Hati 01-26 (sampai November 2016) Jebres, Surakarta

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته الحمد لله رب العالمين والصلاة والسلام على المبعوث رحمة للعالمين وعلى آله وصحبه ومن تبعهم بإحسان إل...