Diriwayatkan dari Abdul Majid bin Abdul Aziz, dia berkata,
Dahulu di daerah Khurasan ada seorang laki-laki di antara kami yang sanggup menulis Al-Qur'an hanya dalam 3 hari. Ia pun ditemui oleh seseorang (yang kagum akan kehebatannya) kemudian bertanya, "Berapa lama engkau menulisnya?"
كان عندنا بخراسان رجل كتب مصحفًا في ثلاثة أيام، فلقيه رجل، فقال: في كم كتب هذا؟ فأومأ بالسبابة والوسطى والإبهام، وقال: في ثلاث، {وَمَا مَسَّنَا مِنْ لُغُوبٍ} [ق : ٣٨] ، فجفت أصابعه الثلاث، فلم ينتفع بها فيما بعد
Dahulu di daerah Khurasan ada seorang laki-laki di antara kami yang sanggup menulis Al-Qur'an hanya dalam 3 hari. Ia pun ditemui oleh seseorang (yang kagum akan kehebatannya) kemudian bertanya, "Berapa lama engkau menulisnya?"
Dengan bangganya laki-laki itu memberikan isyarat dengan ketiga jemarinya; telunjuk, jari tengah, dan jempol, seraya berkata: "Tiga hari, (sambil menukil ayat) dan Kami sedikitpun tidak ditimpa keletihan." (QS. Qaaf: 38)
Maka seketika itu ketiga jemarinya layu mengering dan tidak pernah bisa ia manfaatkan lagi setelah itu.
(Shaidul Khatir hal. 315 no. 1010 karya Ibnul Jauzi melalui Maktabah Syamilah)
Maka seketika itu ketiga jemarinya layu mengering dan tidak pernah bisa ia manfaatkan lagi setelah itu.
(Shaidul Khatir hal. 315 no. 1010 karya Ibnul Jauzi melalui Maktabah Syamilah)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar